Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Aceh ,R-A-P-B-A, Selalu Saja Memunculkan Pro Dan Kontra. Demikian Juga Dengan Rapba Tahun 2010 Ini, Yang Dinilai Belum Memihak Rakyat.

----------Vo----------------------------------------------------------------------------------------

Baru Saja Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf Mengajukan Rapba Delapan Belas Januari 2010 Silam, Sejumlah Pihak Sudah Mengkritisinya. Sorotan Terhadap Anggaran Rutin Hingga Persoalan Belanja Pejabat Serta Dana Aspirasi Dewan Yang Senantiasi Memunculkan Kecurigaan Lsm Anti Korupsi Dan Para Tokoh Masyarakat.

Sehari Setelah Gubernur Aceh Menyampaikan Rapba, Eksekutif Harus Memberi Penjelasan Terhadap Penggunaan Anggaran. Apalagi, Rapba Tahun 2010 Turun Hingga 3,2 Triliyun Rupiah Terhadap Apba 2009. Anehnya, Kendati Anggaran Turun Dana Aspirasi Dewan Malah Naik Dua Kali Lipat Dari Anggaran Tahun Sebelumnya. Jika Pada Tahun Lalu, Dana Aspirasi Hanya Rp 5 Miliyar Per Anggota Per Tahun, Kali Ini Naik Menjadi Rp 10 Miliyar Per Orang.

Gubernur Irwandi Yusuf Berdalih Turunnya Rapba Tahun Ini Karena Proyeksi Pendapatan Turun. Demikian Juga Dengan Dana Luncuran Yang Juga Turun Dari Rp 3,1 Triliyun Tahun Lalu, Kali Ini Hanya Rp 1,3 Triliyun. Kekurangan Ini Juga Karena Belum Ditetapkan Besaran Silpa Atau Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Lalu.

-----------Sync Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh-------------

Proyeksi Pendapatan Aceh Juga Turun Dari Rp 6,7 Triliyun Pada Tahun 2009 Menjadi Rp 5,7 Trliyun Pada Rapba Tahun Ini. Belanja Tidak Langsung Juga Turun Dari Rp 2,6 Triliyun Pada Tahun Lalu Menjadi Rp 1,1 Triliyun Tahun 2010 Atau Hanya 45 Persen Dari Anggaran Belanja Tak Langsung Tahun Sebelumnya.

Anggaran Turun Atau Naik, Manfaat Terhadap Masyarakat Masih Belum Nyata. Penggunaan Anggaran Yang Tidak Berbasis Pembangunan Membuat Masyarakat Hanya Bisa Menanti. Untung Ada Dana Pemberdayaan Masyarakat Yang Masih Bisa Dinikmati Kendati Hanya Beberapa Juta Rupiah Saja.

Penyerahan Rapba Sudah Dilakukan, Namun Pembahasan Belum Jelas. Padahal Eksekutif Dan Legislatif Sudah Bertekad Membahas Rapba Secepatnya. Namun, Adanya Tarik Ulur Kepentingan Seperti Dilansir Lsm Gerakan Anti Korupsi Atau Gerak Aceh Membuat Masyarakat Pesimis. Jika Ini Yang Terjadi Kasus Molornya Pembahasan Dan Rendahnya Serapan Akan Menjadi Cerita Bersambung Hingga Datangnya Suatu Mukjizat .

-------------Sync Gerak Aceh--------------------------------------------------------------

Rapba Memang Masih Belum Dibahas Dan Belum Dijadikan Apba. Sehingga Ada Kesempatan Untuk Mengutamakan Kepentingan Rakyat Daripada Berebutan Rezeki Anggaran Rakyat. Eksekutif Tidak Memaksa Diri, Legislatif Juga Tahu Diri Sehingga Apba Nantinya Benar-Benar Efektif Dan Bermanfaat Untuk Rakyat, Bukan Mengatasnamakan Rakyat Demi Kekuasaaan Sesaat.
'